BLITZ? (part 2)

Hmm..cerita selanjutnya mengenai BLITZ…

Haha..hari kayak gini masih aja nyeritain BLITZ yang udah kuno.

BLITZ memang adalah event yang sulit untuk dilupakan. Dana yang kami dapatkan kali ini lumayan besar. Dengan persiapan yang matang, acara ini bukan hanya sukses, tetapi juga spektakuler!

Saat pertandingan-pertandingan olahraganya, cuaca sangat mendukung. Tidak ada hujan, tidak ada mendung. Saking mendukungnya, sampai-sampai tidak ada awan berani mendekat. Mataharipun seolah mau melihat pertandingan lebih dekat, sungguh dekat, dan terangnya bersama kehangatannya membakar semangat kami, dan terlebih lagi membakar kulit kami. Memang doa panitia berkekuatan besar.

Lalu ada upacara penutupan (closing ceremony) yang heboh, bahkan satu hari itu jauh lebih utama dari hari-hari pertandingan, meskipun seharusnya menu utama idealnya kompetisi.Hmm…mungkin lain kali adain konser aja kali! Ga usah lomba-lomba segala. Atau mungkin panitianya dipisah: panitia utama (closing ceremony), dan sampingan (lomba dan lain-lain).

Konser di acara penutupan itu memang sudah saya tunggu-tunggu. Kenapa? Berteriak-teriak, melompat-lompat, bernyanyi di tengah lautan manusia, bersama hajaran musik keras, sampai kepala sakit, tenggorokan meradang, dan tubuh pegal adalah kegiatan dalam konser yang selalu kuinginkan setidaknya setahun sekali. Mungkin memang hanya boleh setahun sekali, karena setiap konser seolah mengurangi umur. Esok harinya setelah konser yang berakhir subuh, aku terbangun dengan kepala berat, suara yang habis, dan badan yang lemas. Setahun sekali memang cukup.

Sedikit komentar mengenai dua pengisi acara utama:

  1. Maliq dkk memang jago. Kualitas musik mereka memang jempolan. Tapi sepertinya musik mereka lebih baik dalam bentuk file atau CD saja. Penampilan mereka tidak bisa menggetarkan hati atau membuat saya bersemangat.
  2. Glen Fredly memang rajanya closing ceremony. Singkat kata, penampilan Glen bahkan lebih memukau dari terakhir kali saya melihatnya di Closing DHDM Cup. Puas bener gara-gara Glen di hari penutupan. ^^

Ngomong-ngomong, jika anda penasaran muka saya seperti apa, pria yang berpose di belakang itu cukup mirip dengan saya. Saya hanya sedikit lebih kurus. Silakan bayangkan! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s