Pertanyaan

Suatu hari, dalam perjalanan pulang menggunakan mobil teman saya, saya menanyakan sebuah pertanyaan kecil kepada teman saya, namanya Trisha. Pertanyaan itu intinya seperti ini: Jika kamu mendapatkan pilihan untuk lahir dan dibesarkan di sebuah panti asuhan, dimana kamu mendapat fasilitas yang sangat baik, semua kebutuhan terpenuhi, pendidikan yang terbaik, dan masa depanmu pokoknya terjamin, apakah kamu lebih memilih di sana, atau tetap memilih orangtuamu?

Teman saya itu berpikir sebentar, kemudian menjawab bahwa jika memang lebih baik di tempat itu, ia akan memilih untuk berada di tempat itu.

Saya memiliki pendapat lain dan tidak setuju atas jawabannya. Tetapi di saat yang sama, saya tidak dapat mengatakan bahwa jawabannya salah.

Nah, sebenarnya maksud dari post ini adalah untuk membuat anda berpikir jawaban apa yang akan anda berikan. Jadi, apakah jawaban anda jika saya menanyakan pertanyaaan yang sama?

7 thoughts on “Pertanyaan

  1. saya pilih orang tua. alasannya:
    1. gak ada yg bisa menjamin 100% akan perihal apa pun, termasuk masa depan saya yg *kemungkinan besar* akan terjamin jika saya dibesarkan di panti tsb. bisa aja suatu hari si panti elite bangkrut atau gimana gitu..
    2. kasih sayang orang tua gak bisa digantiin sama apa pun. sesulit apa pun keadaan orangtua mereka selalu berusaha memberikan yg terbaik untuk kita.
    3. saya percaya hukum timbal balik. jika kita berbuat yg terbaik, dengan izin Tuhan kita akan mendapat yg terbaik.
    emm, apalagi ya, kayaknya segitu dulu..🙂

  2. well this question is not a right-wrong answer because you don’t know the conditions whether how you will live with parents or in an orphanage.

    i myself, prefer to be with parents, why??
    living with one-two people you know the most will be the most satisfying experience in your life. You have people around you with a same background and you’re taught on how to do this or that because parents have experienced those when they were young.

    but living in an orphanage is not a bad thing too, don’t know the reason yet, but i just think so…

    1. Indeed it is not a right-wrong question.

      I’ve never been living in an orphanage before. I wonder if it will felt like living with a multitude of parents and a bunch of siblings.

      Nice answer!

  3. sama ortu lah ya, ton🙂
    hehehe
    love my mom and dad!
    they’re the best!
    thanks god for giving me such nice parents🙂
    i’m not saying orphanage is a bad idea, but i’ll choose my parents
    although sometimes I fed up with them🙂
    well, but again, they’re the best! (at least, for me ^^ )

  4. Waduh, banyak yg jawabannya justru sama dengan saya yah!
    Nah, mari kita berpikir lebih jauh sedikit.
    Saya akan berperan sebagai orang dengan jawaban yang berbeda.

    Anton 2:
    “Menurut saya, tentu saya akan memilih untuk hidup di panti asuhan yang baik itu. Saya rasa seandainya saya berada di panti asuhan, saya akan merasa seperti berada dalam keluarga yang besar. Dengan banyak orangtua dan saudara-saudara. Artinya kan semua dukungan imateriil lengkap, bahkan dukungan materiil pun terjamin. Sudah pasti lebih baik tinggal di panti asuhan itu.”

  5. ‘apa’ yang penting dan berharga buat orang beda2 ya
    ada orang yang cinta material begitu kuat
    atau bisa juga peduli banget ama masa depan
    ada yang sebaliknya, cinta sama keluarga, material dan masa depan ga penting
    (percayalah, ada orang2 yang seperti ini entah kenapa)

    jawaban yang diberikan sekarang tentunya jawaban KALAU SEANDAINYA kita dilahirkan lagi dengan otak yang sama dengan skarang, PERSIS !, bukan jawaban yang sebetulnya akan diberikan kalo kita baru dilahirkan
    karena pada saat baru dilahirkan normal, seseorang ga punya informasi seperti sekarang
    therefore ga bisa milih sesuai apa yang dia pikirkan

    mungkin kalo denger cerita orangtua yang nyiksa anaknya, ceritanya bahkan bisa jadi beda banget
    (dan kasus ini juga ada, begitu real buat saya)
    bahkan ada yang memilih kabur dari rumah tanpa harta sedikitpun, padahal uda dapet orangtua dan harta yang banyak
    ada juga yang gila freedom tanpa ngerti betul freedom itu apa buat dia, dan memang dia jalani kehidupan LIARnya itu tanpa nyesel

    and well…
    kalo soal baik dan buruk, kita ga pernah bisa ngejalanin dua2nya berbarengan kan..
    jadi sebetulnya kita sendiri ga pernah terlalu yakin apa yang akan terjadi kalo kita ngambil yang mana

    kalo saya sih ga suka sesuatu yang terlalu terjamin…
    ga seru, hehehe
    jadi kalo sekarang saya dipaksa mati dan dilahirkan kembali dengan sadar
    saya pasti milih yang kedua, bareng ortu
    bukan karena saya yakin saya cinta orangtua
    tapi, mendengar bahwa orphan begitu indah…jadi malas…
    heheheh

    untunglah saya ga dikasi kesempatan milih jaman dulu (loh?!?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s