Nasionalisme Kita

Begitu lama sebenarnya banyak diantara kita keliru, atau setidaknya dibuat keliru. Selama ini kita berpikir bahwa Nasionalisme adalah sebuah rasa cinta tanah air yang hanya dimiliki oleh para pahlawan jaman kemerdekaan yang rela mati demi bangsa dan negara.

Dan kita dipaksa untuk mengikuti upacara bendera dengan alasan memupuk rasa Nasionalisme kita.

Apakah itu benar? Itu adalah sebuah kebodohan dan kekeliruan!

Coba anda lihat video ini di sekitar 2 setengah menit terakhir. (Untuk efek maksimal, keraskan suara sampai maksimal) Kalau error, link ke sini: link

Inilah nasionalisme kita! Inilah nasionalisme pahlawan-pahlawan kita! Nasionalisme ini ada di setiap warga negara Indonesia!

Merah Putih adalah bagian dari jiwa kita. Indonesia memiliki tempat dalam sanubari kita. Ada nasionalisme dalam hati kita yang tertidur dan belum terbangun!

Anda lihat bagaimana 120 ribu orang supporter Indonesia bernyanyi dengan lantangnya sekuat tenaga mereka tanpa diberi komando? Anda bisa dengar suaram ereka menggema memenuhi stadion? Anda lihat bagaimana seorang pria meneteskan air mata terharu? Anda bisa merasakan atmosfir kebangsaan yang sangat kuat yang keluar dari tiap-tiap kita di sana? Dalam sebuah pertandingan sepak bola!

Tidak mungkin memupuk rasa kebangsaan anak-anak zaman sekarang dengan memaksa mereka berdiri dan memberi hormat pada bendera tanpa memberikan mereka pengertian akan Nasionalisme itu sendiri. Mereka tidak mengerti arti upacara itu! Bendera yang mereka beri hormat itu tidak pernah mereka hormati dari dalam hati. Semua upacara itu tidak lebih dari sebuah “penghukuman dan membuat repot” di dalam pikiran mereka. Upacara itu adalah omong kosong.

Jadi, yang sebenarnya gw mau sampein di sini adalah:

Gw adalah orang Indonesia, dan lu (yang WN Indonesia) juga adalah orang Indonesia. Kita ini adalah nasionalis-nasionalis yang penting, pahlawan-pahlawan Indonesia! Jangan pernah berpikir “Ah, lebay banget ngomongin nasionalisme.”,”Indonesia sampah, negara amburadul.”,”Gw mah ga peduli sama Indonesia”. Jangan berpikir seperti itu! Lu lu itu adalah anak-anak Indonesia. Dan di dalam lu itu ada nasionalisme yang cuman belum terbakar sekarang. Nasionalime itu bukan cuma waktu upacara bendera, bukan cuma waktu ikut pemilu, di semua hal-hal kecil, di semua hal-hal yang lu ga sadarin, Nasionalisme itu ada! Contohnya aja pas pertandingan bola seperti video tadi.

Hidup Indonesia! Hidup Merah Putih!

Hehehe… Sorry kalo nih post bahasanya lebay banget. Gw lagi berapi-api soalnya abis nonton video tadi dan cepet-cepet ngetik nih post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s