Corrinne May

corrinne-may-the-giftPernah dengar penyanyi yang namanya Corrinne May? Mungkin tidak.

Ya, dia tidak terlalu terkenal di Indonesia. Saya sendiri tidak mengetahui siapa dia sampai sekitar 2 minggu lalu saat saya sedang mencari lagu natal di Imeem, lalu dipertemukanlah saya dengan suara merdu wanita Asia ini.

Saya masih ingat, lagu pertama yang telinga ini dengar adalah “Silent Night” dari album “the Gift” yang ia nyanyikan. Dan sejak saat itu, keindahan suara Corrinne tidak bisa saya lupakan.

Corrinne May, dengan nama lahir Corrinne Foo May Ying, adalah seorang penyanyi dan penulis lagu berdarah Singapura. Lahir pada tanggal 19January 1973, ia dinamakan seperti judul lagu favorit ibunya “Corinna Corinna“. Ia dibesarkan di Singapura dan kemudian melanjutkan studinya ke Los Angeles, Amerika. Di sanalah ia menapakkan kakinya ke anak tangga pertama dalam mencapai impiannya menjadi bintang.

Corrinne ikut menulis lagu (co-wrote) “If You Didn’t Love Me” bersama penulis lagu ternama Carole King and Carole Bayer Sager dalam sebuah lomba penulisan lagu Tonos.com. Lagu itu kemudian dimasukkan dalam album debutnya. Corrinne terus menulis lagu dan perlahan-lahan menjadi populer, sampai pada tahun 2005 ia kemudian dikenal hampir ke seluruh Singapura. Ia kemudian berhasil menggelar konser pada tahun 2006 di Singapura.

Corrinne May sering sekali menggunakan piano, gitar, dan harpa dalam menyusun melodi dalam lagu-lagunya. Dan satu hal yang saya perhatikan, adalah bahwa Corrinne tidak begitu suka terlalu banyak alat musik mendominasi dan menjadi terlalu berisik dalam melodinya. Lagu-lagu yang ia hasilkan sebagian besar hanya ditemani alunan piano solo, alunan piano dan petikan harpa, gitar akustik, percampuran ketiganya, atau orkes klasik, tetapi bukan berarti tidak ada lagunya yang menggunakan drum,bass dan gitar listrik. Dan selalu saja yang menjadi tokoh utama lagunya adalah suaranya yang halus dan lembut bagaikan nyanyian malaikat, sedangkan suara-suara alat musik hanyalah sebagai setting latar belakang dan pemeran pembantu dalam menciptakan harmoni musik yang indah. Lagunya bervariasi dari lagu slow yang bernada sedih sampai lagu riang yang ceria.

Meskipun begitu, harus diakui bahwa ketenaran Diva ini tidak mencapai taraf internasional. Tetapi itu bukan menjadi masalah bagi saya. Meskipun hanya sedikit orang yang mengetahui dan menggemari lagu wanita ini, saya tetap menyukai dia ^_^.

Akhir kata, tujuan saya mengetik artikel ini agar anda juga bisa saya perkenalkan dengan suara lembut memanjakan telinga yang keluar dari mulut seorang Corrinne May dan kemudian tertarik untuk mendengar suaranya lebih lagi. Saya benar-benar berharap Corrinne May bisa terkenal di Indonesia dan saya memiliki banyak teman sebagai fans Corrinne nantinya.   : )

(link ke lagu yang paling saya favoritkan [click and hear it please!]: Hark! The Herald Angels Sing)


3 thoughts on “Corrinne May

  1. sama…. saya juga baru denger sekitar 3 minggu yg lalu. awalnya iseng nyari lagu dengan kata kunci “love song” di internet, trus ketemulah lagu love song for number one-nya corrinne may. and that was a love for the first song ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s