Archive for the ‘Brainy Article’ Category

Kaos Kaki Baru

Kira-kira dua bulan yang lalu Mama suruh beli kaos kaki baru. Ya, memang kaos kakiku hampir semuanya sudah bolong-bolong parah, saking parahnya pernah menjadi juara kaos kaki terbolong yang waktu itu diadakan secara tidak resmi di UKRIDA (serius loh! hadiahnya dapet flashdisk 1).
Setelah saya membeli satu pasang, esok harinya saya coba pakai. Mampus deh! Sama [...]

Continue reading »

Masihkah dalam revolusi?

Revolusi, revolusi…merubah sesuatu dengan cepat dan drastis, penggulingan pemerintah oleh yang diperintah…
Ada Revolusi Perancis, Revolusi Industri, Revolusi Hijau, perjuangan kemerdekaanpun adalah revolusi, termasuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Dua orang Bapak Proklamator kita, Sang Dwitunggal, ternyata memiliki pendapat berbeda mengenai Revolusi Indonesia, perbedaan pendapat yang kemudian ikut andil memecah mereka.
Soekarno
Sang Panglima Besar Revolusi, Yang Mulia Presiden Republik Indonesia, [...]

Continue reading »

Is There Any Problem with Thought?

Well, my teacher, a man called HD, once ridiculed me with nickname “theoretical-man”. And some people actually laughed at that nickname.
I wonder what ridiculous from that word.
Is it a problem for people, that I make some set of theory as the base of my ideas? I used my thought to comprehend the world I’m living [...]

Continue reading »

Strategi Fabian

Istilah Strategi Fabian berasal dari nama Quintus Fabius Maximus Verrucosus. Satu hal yang unik dari strategi ini adalah strategi ini tidak pernah populer, bahkan dicela, saat strategi ini dijalankan, tetapi dipuji di kemudian hari.
Ceritanya seperti ini:
Suatu hari, pada masa lalu, negeri Romawi yang sedang melakukan ekspansi, terlibat perang melawan bangsa Chartago (apakah ini terjemahan [...]

Continue reading »

Pertanyaan

Suatu hari, dalam perjalanan pulang menggunakan mobil teman saya, saya menanyakan sebuah pertanyaan kecil kepada teman saya, namanya Trisha. Pertanyaan itu intinya seperti ini: Jika kamu mendapatkan pilihan untuk lahir dan dibesarkan di sebuah panti asuhan, dimana kamu mendapat fasilitas yang sangat baik, semua kebutuhan terpenuhi, pendidikan yang terbaik, dan masa depanmu pokoknya terjamin, apakah [...]

Continue reading »

Tips mengurangi ketidaksukaan terhadap seseorang

Anda pasti pernah merasa tidak suka, atau dalam bentuk yang lebih besar: benci, terhadap seseorang. Orang yang kadang mau tidak mau pasti mengambil tempat dalam hidup atau karir anda. Melihatnya membuat muak, mendengar suaranya membuat kesal, semua yang ia lakukan pasti salah.
Anda selalu ingin menghilangkan orang-orang ini dari dunia anda, tetapi tidak bisa. Jadi, mengapa [...]

Continue reading »

Finnish Moment

Finlandia mungkin bukanlah sebuah negara yang mencuat di dunia. Bukan negara dengan pengaruh kuat, suara yang vokal, atau ekonomi raksasa. Kota-kotanya pun sederhana, kita ambil contoh Helsinki, modern, tetapi tetap “rendah hati”. Hampir tidak ada mobil-mobil yang “wah!” berlalu-lalang di jalan-jalan. Rumah-rumah penduduk memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda, ukuran rata-rata, warna yang sama, dan [...]

Continue reading »

At last, I’m in Micro-blogging!

My friend at Goethe Institute by the name Putri told me about some micro-blogging sites. Oh, what is micro-blogging? It’s far from blogging like this, ya know?!
Though it has “blogging” in the name, the “micro” part really makes it…well, you can say…micro. You can practically write anything you want….. in 140 characters, that explains why [...]

Continue reading »

Tanya oh tanya…

Hari ini saya berbicara dengan seorang guru berinisial YH, dia adalah guru PAK di SMAK 1. Dia meminta pendapat mengenai film yang kelas saya saksikan pertemuan yang lalu yang dia putar lewat proyektor. Film itu adalah film dokumenter mengenai perkembangan IPTEK yang memungkinkan manusia membuat organ buatan bahkan sampai tahap yang melebihi manusia alami suatu [...]

Continue reading »

Nasionalisme Kita

Begitu lama sebenarnya banyak diantara kita keliru, atau setidaknya dibuat keliru. Selama ini kita berpikir bahwa Nasionalisme adalah sebuah rasa cinta tanah air yang hanya dimiliki oleh para pahlawan jaman kemerdekaan yang rela mati demi bangsa dan negara.
Dan kita dipaksa untuk mengikuti upacara bendera dengan alasan memupuk rasa Nasionalisme kita.
Apakah itu benar? Itu adalah sebuah [...]

Continue reading »